Sablon Kaos Batik dengan Printer DTG, Tampil Keren dengan Unsur Etnik dan Modern

Batik adalah salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggan bangsa.  Tidak mengherankan jika berbagai model pakaian dengan motif batik maupun kombinasinya semakin populer seiring dengan meningkatkan minat masyarakat pada busana yang sarat akan unsur etnik ini.  Jika dulu pakaian batik hanya dikenakan pada acara resmi atau event tertentu, saat ini penggunaannya sudah semakin luas dan fleksibel.  Salah satunya adalah trend kaos dengan design batik yang banyak digemari dengan tampilan dan kombinasi design yang lebih modern.

Berdasarkan proses pengerjaannya, batik bisa dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:

  1. Batik Tulis

Proses pembuatan batik tulis biasanya menggunakan peralatan batik tradisional, seperti canting (alat untuk membatik dari tembaga dengan pipa kecil pada ujungnya) dan malam atau lilin batik.  Untuk motifnya, batik tulis cenderung lebih detail dimana motif akan terlihat lebih rata pada kedua sisinya.  Meskipun lebih detail dan rumit, namun bisa dipastikan motif yang dibatik tidak akan sempurna karena hasil dari buatan tangan.  Harga jual batik tulis relatif lebih mahal, karena proses pengerjaannya relatif lama.  Selain itu, pembuatannya secara handmade juga mampu memberikan kesan ekslusif dengan nilai estetik yang tinggi.

  1. Batik Cap

Batik Cap merupakan sebuah solusi pada eranya untuk mengantisipasi tingginya permintaan kain batik.  Dimana dengan teknik cap, kain batik bisa diproduksi secara massal dalam waktu yang relatif singkat.  Batik Cap dibuat dengan menggunakan alat berupa lempengan besi yang fungsinya sebagai “stempel” dalam ukuran besar dengan motif sesuai design yang diinginkan.  Motif pada design batik cap memiliki bentuk yang sama karena adanya pengulangan “stempel” pada kain sehingga tercetak secara penuh.  Dengan proses pengerjaan yang lebih singkat, harga kain batik cap relatif lebih murah daripada batik tulis.

  1. Batik Printing atau Sablon

Berbeda dengan batik tulis dan batik cap, batik printing atau sablon menggunakan teknik yang lebih modern.  Dimana proses pengerjaannya menggunakan mesin cetak seperti pada industri tekstil, bahkan banyak juga yang menggunakan mesin printing dengan memanfaatkan teknologi komputer karena lebih praktis dengan hasil cetak yang berkualitas.

Adapun sablon kaos batik dengan teknik Direct to Garment (DTG) banyak direkomendasikan karena jenis teknik ini memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan sablon manual maupun digital yang menggunakan transfer paper.  Berikut ini adalah beberapa keunggulan teknik mencetak kaos batik dengan printer DTG:

  • Design batik bisa langsung dicetak pada kaos jadi dengan kualitas warna yang tajam.
  • Proses pengerjaannya relatif lebih cepat karena tidak perlu menggunakan transfer paper.
  • Hasil sablon lebih berkualitas dengan karakter soft feel.
  • Warna sablon mampu meresap sempurna dan merata pada permukaan kain.
  • Warna sablon lebih awet karena menggunakan tinta khusus garment.
  • Motif batik yang dihasilkan sangat detail dan rapi dengan warna yang sangat menarik.
  • Hasil sablon bisa sama persis dengan design gambar yang ingin diaplikasikan pada kaos.

Sablon kaos batik dengan teknik DTG bisa diaplikasikan pada kaos polos cotton combed untuk hasil yang lebih sempurna.  Aplikasi batik juga bisa dikombinasikan dengan design lain yang lebih keren sehingga tampilan kaos terlihat lebih modern meskipun ada unsur etnik di dalamnya.  Model kaos reglan dengan paduan warna merah dan putih terlihat semakin keren dengan adanya kombinasi design batik yang unik.  Dengan paduan design etnik dan modern ini, dijamin penampilan Anda akan semakin keren dan berbeda.