Bagaimana Memulai Bisnis Jasa Sablon Kaos

Bisnis kaos distro tidak pernah sepi pembeli, bahkan angka permintaan selalu datang kapan saja lalu melonjak tiba-tiba di saat tak terduga. Tidak perlu jadi seorang perancang busana atau pemilik usaha tekstil untuk terlibat di dalamnya, langkah paling gampang cukup menekuni Jasa Sablon Kaos.

Sekarang ini banyak konsumen membidik tempat sablon untuk memproduksi kaos desain buatan sendiri, entah itu keperluan event atau bisnis distro. Oleh karena itu, jasa sablon kaos sangat berprospek! Sebelum keluar modal untuk menekuninya, sebaiknya pelajari terlebih dahulu semua opsi.

Perlu diketahui bahwa suatu jasa sablon umumnya menawari konsumen dengan tiga teknik percetakan, yakni: manual, digital dan Direct to Garment (DTG). Setiap teknik punya kisaran harga berbeda-beda, begitu pula keunggulan dan kekurangan. Dengan mempelajari semuanya maka gampang ambil keputusan sekaligus mempersiapkan besaran modal.

Jasa Sablon Kaos Manual

Teknik manual lebih banyak melibatkan langsung tenaga manusia dalam proses produksi kaos. Sekarang hanya beberapa jasa menawarkannya karena anggapan ‘jadul’ sudah ketinggalan jaman. Terlepas dari anggapan miring, teknik manual adalah salah satu cara terbaik menekuni bisnis sablon dengan harga terjangkau. Modal awal diperkirakan Rp 200.000 – Rp 1.000.000 untuk membeli peralatan sablon, nominal itu belum termasuk besaran modal untuk membeli bahan baku kaos.

Meski terjangkau dari segi modal, ada sejumlah kekurangan saat mengawali usaha sablon manual. Teknik ini tidak mampu melayani pemesanan satuan atau di bawah satu lusin, apalagi melibatkan pemakaian beragam warna semakin perberat ongkos produksi. Proses produksi melibatkan tenaga manusia, semakin terbatas tenaga kerja maka pengerjaan memakan waktu lama.

Calon konsumen jasa sablon kaos manual umumnya pemesan jumlah partai (besar) untuk acara perusahaan, badan usaha dan event musiman. Keterbatasan konsumen bukan masalah yang perlu ditakuti selama jumlah order partai selalu beri untung. Pastikan tenaga kerja mencukupi agar pengerjaan selesai tepat waktu tanpa mengecewakan.

Jasa Sablon Kaos Digital

Teknik digital berbanding terbalik 360 derajat dari teknik manual sebab lebih banyak mengandalkan alat berteknologi canggih seperti komputer, printer tinta sublime, kertas transfer dan mesin hotpress. Adapun keunggulan berupa hasil cetakan sablon digital berkualitas tinggi -cocok untuk gambar dan foto kaya warna-, proses pengerjaan cepat dan biaya produksi terjangkau.

Dibalik kelebihan tersimpan kekurangan, salah satunya adalah hasil cetakan sangat jelek di kain kaos berbahan katun. Oleh karena itu, penggunaan bahan baku kain terbatas seperti polyester. Modal awal membeli peralatan sablon digital sekitar Rp 7.000.000 atau lebih tinggi lagi tergantung keinginan mengembangkan bisnis di masa depan.

Jasa Sablon Kaos DTG

Direct to Garment (DTG) merupakan teknik sablon yang mengandalkan peralatan canggih -sebuah printer khusus dan tinta tekstil- yang dianggap beberapa pihak bagian dari teknik digital. DTG selangkah lebih maju karena sama sekali tidak melibatkan penggunaan kertas transfer.

Hasil cetakan DTG sangat detil dan tajam, cocok untuk desain gambar kaya warna seperti foto. Proses produksi tergolong singkat dimana satu kaos selesai tercetak antara 10-15 menit. Teknik ini sangat direkomendasi jika ingin mengawali usaha tanpa melibatkan banyak tenaga manusia. Sayangnya butuh modal awal cukup besar, mulai dari Rp 5.000.000 hingga ratusan juta.

Kesimpulanya, Jasa Sablon Kaos menyimpan potensi besar dan untung melimpah jika pengelolaan tepat guna. Sebaiknya pelajari semua opsi sebelum merogoh kocek untuk mengawali usaha ini, begitu pula kecenderungan calon konsumen saat memilih. Boleh juga mengusung semua teknik untuk memperkaya pilihan konsumen.